Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian masyarakat adalah kondisi infrastruktur jalan menuju lahan pertanian yang hingga kini dinilai belum mendapatkan penanganan memadai. Akses jalan yang buruk disebut masih menghambat aktivitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan pertanian.
Selain itu, sejumlah persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa juga dinilai belum memperoleh penyelesaian secara optimal.
Warga Sudah Menyampaikan Keluhan kepada Bupati Kupang
Justus mengungkapkan bahwa berbagai persoalan tersebut sebenarnya telah disampaikan langsung kepada Bupati Kupang pada 15 Juni 2026 saat kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat yang berlangsung di Kantor Camat Fatuleu Barat.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga menyoroti laporan pertanggungjawaban (LPJ) Kepala Desa Poto yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Saat bertemu Bupati Kupang, warga menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni:
- Mendesak Dinas PMD dan Bupati Kupang segera menerbitkan Surat Keputusan pemberhentian Kepala Desa Poto.
- Meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang mengambil alih penanganan persoalan LPJ Kepala Desa Poto agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
- Meminta Pemerintah Kabupaten Kupang memberikan perhatian terhadap pembangunan Posyandu Cempaka I yang hingga kini dinilai belum terealisasi secara optimal.
Warga Nilai Kepemimpinan Desa Perlu Dievaluasi
Lebih lanjut, Justus menilai kepemimpinan Kepala Desa Poto sudah tidak lagi memenuhi harapan masyarakat.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan