Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bajawa, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang resmi menetapkan Kabupaten Ngada sebagai living laboratory atau laboratorium hidup dalam upaya menghadirkan solusi ilmiah terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui program PKM Berdampak dan Guru Besar Berdampak yang diluncurkan pada Selasa (14/7/2026).
Melalui program ini, Undana menerjunkan 7 guru besar dan 124 dosen multidisiplin ke 15 desa dan kelurahan di 7 kecamatan di Kabupaten Ngada. Kehadiran para akademisi ini bertujuan menghubungkan riset kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat, sehingga hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Kampus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Masyarakat
Program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan strategis di Kabupaten Ngada, mulai dari persoalan gizi masyarakat, pencegahan stunting, kesehatan mental, pendidikan hingga penguatan pembangunan berbasis data.
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menghasilkan teori di ruang kuliah.
Menurutnya, Kabupaten Ngada dipilih karena memiliki potensi besar sekaligus berbagai tantangan sosial yang membutuhkan pendekatan ilmiah dan kolaboratif.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan