Dengan dukungan 7 guru besar, 124 dosen, serta 43 tim akademisi yang bekerja langsung di tengah masyarakat, Kabupaten Ngada diproyeksikan menjadi model pembangunan daerah berbasis riset di Nusa Tenggara Timur.

Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan publik yang lebih efektif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Ngada secara berkelanjutan. (*/rnc)