Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pendekatan tersebut diharapkan memastikan setiap kegiatan pengabdian benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat dan menghasilkan solusi yang dapat diterapkan.
Sebanyak 53 tim diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten TTS dengan rincian:
- 1 tim profesor yang terdiri dari guru besar.
- 52 tim akademisi yang melibatkan dosen dan mahasiswa lintas disiplin ilmu.
- Menjangkau 4 kecamatan, 11 kelurahan, dan 12 desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Program ini melibatkan ratusan dosen dan mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari pertanian, peternakan, kesehatan masyarakat, ekonomi, hukum, pariwisata, hingga pengelolaan lingkungan.
Menurut Prof. Paul G. Tamelan, kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci agar hasil riset kampus benar-benar mampu menyelesaikan persoalan masyarakat.
“Kami mengumpulkan para profesor, dosen, dan mahasiswa lintas disiplin ilmu di satu lokasi fokus agar riset dan inovasi kampus benar-benar hadir memberikan solusi atas masalah kemiskinan hingga stunting di masyarakat,” ujar Prof. Paul.
Pemkab TTS Siap Kawal Hasil Riset
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan menyambut baik penetapan wilayahnya sebagai lokus utama Program PKM Undana Berdampak 2026.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan