Implementasi kerja sama lima tahun ini diharapkan menghasilkan berbagai inovasi dalam pengelolaan lahan kering, konservasi air dan tanah, peningkatan kesehatan keluarga, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.

Selain menghasilkan publikasi ilmiah, hasil penelitian juga akan dihilirisasikan dalam bentuk teknologi terapan yang mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas masyarakat, sekaligus memperkuat daya tahan wilayah perbatasan menghadapi dampak perubahan iklim, termasuk ancaman El Niño.

Melalui kolaborasi strategis ini, Undana dan UGM menegaskan komitmennya untuk menjadikan kawasan perbatasan RI-RDTL sebagai laboratorium pembangunan berbasis riset yang mampu menghasilkan inovasi nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial dan pangan di beranda terdepan Indonesia. (*/rnc)