Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Melalui pendanaan tersebut, Undana dan UGM kembali menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan mahasiswa sejak Juni hingga Agustus 2026.
Selain KKN, kerja sama ini juga diarahkan pada empat fokus penelitian utama, yaitu:
- Ketahanan lingkungan dan pelestarian wisata berkelanjutan.
- Konservasi budaya serta pengembangan ekonomi lokal berbasis adaptasi perubahan iklim El Niño.
- Kesehatan keluarga berkelanjutan.
- Konservasi air dan tanah.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., mengatakan karakteristik Nusa Tenggara Timur sebagai wilayah kepulauan lahan kering menjadi potensi besar untuk dikembangkan melalui riset ilmiah.
“Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan lahan kering yang karakteristiknya sangat memengaruhi sendi kehidupan masyarakat lokal, mulai dari mata pencaharian, bentuk rumah adat, hingga makanan pokok. Saya berharap kita dapat menggali seluruh potensi ini secara ilmiah agar membawa dampak positif bagi kedua institusi dan kemaslahatan masyarakat luas,” ujarnya.
Perkuat KKN Tematik dan Pengembangan Desa Perbatasan
Setelah penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion bertema “Penguatan Kolaborasi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat di Wilayah Perbatasan Republik Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste”.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan