Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Oelamasi, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Kepolisian Resor (Polres) Kupang resmi memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan berbasis riset ilmiah.
Komitmen tersebut ditandai melalui kunjungan kerja Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., ke kawasan Eco Wisata Tantya Sudhirajati Polres Kupang di Babau, Kabupaten Kupang, Kamis (2/7/2026).
Kunjungan itu menjadi langkah awal kerja sama antara dunia akademik dan kepolisian dalam mengembangkan inovasi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan untuk mendukung kedaulatan pangan di Nusa Tenggara Timur.
Rektor Undana hadir didampingi Wakil Rektor III Dr. Rudi Rohi, M.Si., Wakil Rektor IV Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Pertanian Dr. Tomycho Olviana, M.M.A., serta Dekan Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Dr. Ir. Agnette Tjendanawangi, M.Si.
Kedatangan rombongan disambut langsung Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H.
Eco Wisata Polres Kupang jadi Laboratorium Lapangan
Dalam kunjungan tersebut, jajaran Undana dan Polres Kupang melakukan panen berbagai komoditas hasil budidaya, mulai dari ikan lele, bawang merah hingga aneka sayuran hijau.
Momentum itu juga ditandai dengan penanaman bibit pohon buah yang diberi nama “Mangga Undana Berdampak”, sebagai simbol implementasi Program Kampus Berdampak yang sedang dijalankan Universitas Nusa Cendana.
Ke depan, kawasan Eco Wisata Tantya Sudhirajati akan dikembangkan sebagai laboratorium lapangan permanen bagi mahasiswa dan dosen untuk melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan sumber daya alam.
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, menilai kawasan yang dibangun Polres Kupang memiliki nilai strategis sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik.
“Wahana yang dibangun Polres Kupang ini sangat luar biasa dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Bagi dunia akademik, lokasi ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran baru untuk melaksanakan riset terapan di bidang pertanian dan peternakan,” ujarnya.
Sinergi Akademik dan Kepolisian Perkuat Ketahanan Pangan
Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo mengatakan keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.
Menurutnya, kolaborasi dengan Undana akan menghadirkan pendekatan ilmiah dalam pengembangan sektor pangan sehingga program yang dijalankan memiliki dasar riset yang kuat dan tepat sasaran.
Melalui pendampingan akademisi, berbagai inovasi budidaya pertanian, peternakan, maupun perikanan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Kupang
Kerja sama antara Undana dan Polres Kupang dinilai tidak hanya berfokus pada pengembangan sektor pangan, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pemanfaatan lahan produktif melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan, membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa, sekaligus menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.
Selain mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kolaborasi ini juga diharapkan menjadi model sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan aparat penegak hukum dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dengan kerja sama tersebut, Universitas Nusa Cendana dan Polres Kupang optimistis dapat menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi penguatan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan Kabupaten Kupang yang lebih maju dan mandiri. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan