Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Tepat setelah kami mencetak gol, tanpa ada pergantian pemain sekalipun, kami sudah terlalu banyak memberi mereka peluang lewat umpan silang. Kami mencoba memperbaikinya. Tentu saja, tanggung jawab ada pada pelatih. Kalau hasilnya tidak bagus, orang akan mudah mengatakan keputusan itu salah,” katanya.
Bantah Inggris Sengaja Bermain Bertahan
Thomas Tuchel juga membantah anggapan bahwa Inggris sengaja menumpuk pemain di belakang setelah unggul.
Menurutnya, The Three Lions tetap berupaya mencari gol kedua, tetapi kesulitan merebut dan mempertahankan penguasaan bola sehingga strategi menyerang tidak berjalan sesuai rencana.
“Tentu kami ingin mencetak gol kedua. Namun, itu sulit dilakukan kalau Anda tidak menguasai bola. Saya tidak merasa pergantian pemain yang lebih ofensif akan membantu situasi saat itu,” ujarnya.
Tuchel menegaskan struktur permainan Inggris sebenarnya tidak berubah secara drastis.
“Kami tetap memakai formasi 4-4-2, tetapi permainan kami semakin pasif. Kami tidak bisa merebut bola dan tidak mampu mempertahankan penguasaan bola. Jadi menurut saya ini bukan masalah struktur permainan. Kami tidak mengubah apa pun setelah mencetak gol, tetapi pertandingan berubah sepenuhnya.”
Siap Bertanggung Jawab atas Keputusan
Meski keputusannya menjadi bahan perdebatan, Thomas Tuchel mengaku siap memikul seluruh tanggung jawab sebagai pelatih kepala Timnas Inggris.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan