Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, pembaruan MoU menjadi langkah penting agar implementasi kerja sama semakin intensif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati beserta jajaran. MoU yang telah ada akan segera kita perbarui sehingga pelaksanaan kerja sama ke depan semakin intensif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sebagai perguruan tinggi negeri, Undana memiliki tanggung jawab menghadirkan solusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Jefri.
Ia menilai Kabupaten Sabu Raijua memiliki berbagai potensi ekonomi yang sangat besar dan membutuhkan sentuhan riset agar memiliki nilai tambah.
Komoditas seperti rumput laut, garam, gula sabu, hingga sektor kelautan dan perikanan dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui inovasi teknologi dan penelitian.
“Potensi-potensi tersebut harus memiliki nilai tambah. Melalui penelitian dan pengabdian, kami ingin meningkatkan kualitas produk, nilai ekonomi, serta daya saing sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain mendukung pengembangan sektor unggulan, Undana juga membuka kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang sarjana maupun magister sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pemkab Sabu Raijua Butuh Dukungan Akademik
Sementara itu, Bupati Krisman B. Riwu Kore menegaskan bahwa pembaruan Nota Kesepahaman merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi yang lebih terarah antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan