Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Gereja Kristen Sumba adalah gereja yang lahir dan bertumbuh di tanah Sumba. Menurut profil PGI, wilayah pelayanan GKS meliputi empat kabupaten di Pulau Sumba, yaitu Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya. GKS berdiri sendiri pada 15 Januari 1947 setelah melewati masa perintisan sejak 1881. Karena itu, GKS tidak dapat dipisahkan dari denyut kehidupan orang Sumba. Ia hidup bersama tanah ini, berjalan bersama umatnya, dan memikul tanggung jawab moral untuk ikut merawat masa depan Pulau Sumba.
Pertanyaannya, sejauh mana GKS sungguh-sungguh hadir dalam pergumulan nyata umat dan tanah Sumba hari ini?
Pertanyaan ini bukan bentuk perlawanan terhadap gereja. Ini adalah kegelisahan anak gereja yang mencintai rumah imannya. Sebab mencintai gereja tidak berarti harus diam terhadap hal-hal yang perlu dibenahi.
Justru karena gereja dicintai, maka ia perlu terus diingatkan agar tidak terlalu sibuk dengan urusan internal, struktur, jabatan, administrasi, dan seremoni, sampai lupa bahwa di luar gedung gereja masih banyak umat yang sedang bergumul dengan kemiskinan, pendidikan anak, kerusakan lingkungan, hilangnya nilai budaya, pengangguran pemuda, ketimpangan sosial, dan lemahnya perlindungan terhadap kelompok kecil.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan