“Kupang Digital Fest bukan sekadar ajang sosialisasi transaksi digital, tetapi menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang sekaligus memperkenalkan kemudahan pembayaran digital kepada masyarakat,” ujarnya.

Digitalisasi Permudah Layanan dan Tingkatkan Transaksi Non-Tunai

Sekda menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi mampu menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, aman, dan efisien bagi masyarakat.

Ia menilai semakin luasnya penggunaan pembayaran digital akan memperkuat budaya transaksi non-tunai yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

QRIS Parkir Kota Kupang jadi Inovasi Layanan Publik

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran QRIS Parkir Kota Kupang, hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Jeffry Edward Pelt menilai inovasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas digitalisasi pelayanan publik melalui sistem pembayaran parkir yang lebih praktis, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang akan terus mendukung penerapan pembayaran digital pada berbagai sektor pelayanan publik sebagai bagian dari modernisasi tata kelola pemerintahan.

Sekda Beri Motivasi kepada Peserta Lomba

Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti berbagai perlombaan dalam rangkaian Kupang Digital Fest 2026.