Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Beberapa gejala serangan jantung yang perlu diwaspadai meliputi:
- Nyeri atau rasa tertekan di dada.
- Nyeri yang menjalar ke lengan, bahu, leher, rahang, atau punggung.
- Sesak napas.
- Keringat dingin.
- Mual atau pusing.
- Tubuh terasa sangat lemas.
Pada sebagian orang, terutama lansia, perempuan, atau penderita diabetes, gejalanya dapat muncul lebih ringan atau tidak khas sehingga sering terlambat ditangani.
Hipertensi Tingkatkan Risiko Serangan Jantung
Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah terus berada di atas batas normal dalam waktu lama. Jika tidak dikendalikan, tekanan darah tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah, mempercepat terbentuknya plak, dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner hingga serangan jantung.
Karena hipertensi sering tidak menimbulkan gejala, banyak penderita baru mengetahuinya setelah terjadi komplikasi serius.
Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin, pola makan sehat, olahraga teratur, tidak merokok, serta mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
Kepergian Temon menjadi kehilangan besar bagi dunia hiburan Indonesia. Selain meninggalkan karya-karya komedi yang dikenang masyarakat, kisahnya juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung dan mengendalikan tekanan darah sejak dini. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan