Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menegaskan, langkah kepolisian dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mencegah potensi tindak pidana, serta memastikan kenyamanan seluruh tamu yang berada di kawasan resort.
“Dari informasi yang kami peroleh, WNA yang diduga menyebabkan keributan merupakan pihak internal Seed Resort. Karena melibatkan warga negara asing, pendekatan yang kami lakukan bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, mencegah terjadinya tindak pidana, serta menjaga kenyamanan WNA lainnya selama berada di resort tersebut,” jelasnya.
Polisi Bantah Lakukan Intimidasi
Kapolsek juga membantah tudingan bahwa anggotanya melakukan intimidasi ataupun mengusir salah satu pihak yang terlibat.
Menurutnya, tindakan polisi saat itu hanya sebatas mengamankan salah satu pihak guna mencegah keributan semakin meluas dan mengganggu tamu lainnya.
“Bukan intimidasi, apalagi mengusir. Jika dibiarkan, tentu berpotensi menimbulkan korban dan mengganggu kenyamanan tamu hotel lainnya,” tegas Kapolsek.
Diduga Dipicu Perselisihan Internal
Berdasarkan informasi yang dihimpun media, keributan tersebut diduga dipicu persoalan internal yang melibatkan pemilik Seed Resort.
Disebutkan bahwa perselisihan terjadi antara dua perempuan yang dikabarkan memiliki hubungan dengan pemilik resort, yakni seorang warga negara Jerman dan seorang perempuan yang berdomisili di Kabupaten Rote Ndao.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan