Tambolaka, RakyatNTT.ID – Pemerhati pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, Jane Natalia Suryanto, menyatakan dukungannya terhadap penguatan pendidikan vokasi di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) setelah mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco Sumba, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, lembaga tersebut telah menunjukkan komitmen nyata dalam mencetak tenaga kerja terampil yang siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Dalam kunjungannya, Jane meninjau langsung berbagai program pelatihan yang diikuti peserta, mulai dari teknik pengelasan, instalasi tenaga surya untuk rumah dan pompa air, servis dan pemasangan AC, tata rambut (hairstylist), perbaikan sepeda motor, hingga pembuatan furnitur. Seluruh pelatihan didampingi instruktur yang telah mengantongi sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Iklan

Bagi Jane, kualitas pelatihan yang diberikan BLK Don Bosco menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing generasi muda Sumba.

Ia menilai pendidikan vokasi tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan maupun menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

Salah satu hal yang menarik perhatian Jane adalah keterlibatan perempuan dalam berbagai program pelatihan yang selama ini identik dengan pekerjaan laki-laki.

“Saya sangat senang melihat perempuan diberi kesempatan yang sama untuk berkembang. Bahkan ada perempuan yang menjadi kepala departemen dan mengikuti pelatihan pengelasan yang selama ini identik dengan laki-laki,” ujar Jane.

Menurutnya, kesempatan yang setara bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan merupakan langkah penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang inklusif dan berdaya saing.

Selain pelatihan vokasi, Jane juga mengapresiasi program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C yang dijalankan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di BLK Don Bosco. Program tersebut dinilai memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal agar tetap memperoleh ijazah sekaligus meningkatkan kompetensinya.

Ia juga menaruh perhatian pada inovasi pemanfaatan internet yang didukung menara bambu hasil produksi lokal.

Menurut Jane, inovasi tersebut dapat menjadi solusi untuk memperluas akses teknologi informasi hingga ke wilayah pedesaan dan mendukung proses pembelajaran berbasis digital.

Dalam dialog bersama pimpinan BLK Don Bosco, Jane turut mengusulkan agar lembaga tersebut mengembangkan pelatihan perbaikan dan pemeliharaan alat-alat pertanian.

Menurutnya, keterampilan tersebut sangat dibutuhkan mengingat sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Sumba.

“Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Keterampilan memperbaiki alat-alat pertanian akan sangat membantu para petani,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Jane juga bertemu dengan para siswa SMKN 1 Kodi yang sedang menjalani Praktik Kerja Industri (Prakerin) di BLK Don Bosco.

Ia menilai kolaborasi antara sekolah dengan lembaga pelatihan merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan, Jane menyatakan komitmennya membantu membuka peluang beasiswa bagi para siswi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi yang berada di Waitabula.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan Sumba.

Sementara itu, Direktur BLK Don Bosco Sumba, Br. Ephrem Santos, SDB, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Jane Natalia Suryanto.

Ia berharap perhatian dari berbagai pihak dapat memperkuat upaya BLK Don Bosco dalam memperluas akses pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi kaum muda.

Menurut Br. Ephrem, kolaborasi antara lembaga pelatihan, pemerintah, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten, siap memasuki dunia kerja, sekaligus mampu berkontribusi bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sumba. (rnc29)