Selain menjadi ajang beribadah bersama, jambore juga memberikan kesempatan kepada anak-anak dan remaja untuk menyampaikan aspirasi melalui Musyawarah Anak GMIT serta memperkuat komitmen pelayanan di lingkungan gereja.

Hadirkan 29 Kelas Pembinaan

Rangkaian kegiatan dikemas dalam Pesta Iman Anak dan Remaja (PIAR) yang terdiri atas tiga paket utama.

Pertama, Kelas Cerdas yang menghadirkan 29 kelas pembinaan dengan berbagai materi pengembangan karakter dan kepemimpinan.

Iklan

Kedua, kegiatan Outbound yang mengajak peserta mengikuti permainan edukatif dan tantangan di alam terbuka untuk membangun kerja sama, keberanian, dan kemandirian.

Ketiga, Jambore Gembira yang diisi dengan pentas seni budaya, pameran karya peserta, wisata, Semiloka Gereja Ramah Anak, hingga Musyawarah Anak GMIT.

Peserta juga mengikuti talkshow bertajuk “Saya Berharga” yang menguatkan identitas Anak GMIT sebagai Citra Kristus.

Sementara itu, Semiloka Gereja Ramah Anak membahas berbagai isu aktual yang dihadapi generasi muda, mulai dari perlindungan anak, penggunaan media sosial secara bijak, bahaya perjudian daring, penyalahgunaan aplikasi MiChat, hingga kesehatan mental.

Seluruh aktivitas diawali dengan saat teduh setiap pagi dan ditutup dengan doa bersama setiap malam selama jambore berlangsung.

Penutupan Berlangsung Meriah

Acara penutupan berlangsung meriah di Jemaat Ebenhaezer Tuamese dengan sambutan budaya dari Jemaat Paulus Wini, Jemaat Maranatha Mena, Jemaat Biboki Anleu, dan Jemaat Ebenhaezer Tuamese sebagai tuan rumah.