Penetapan kedua organisasi tersebut merupakan implementasi percepatan National Security (State Threats) Act, yang sebelumnya dijanjikan oleh Perdana Menteri Keir Starmer pada April lalu.

Undang-undang tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan pemerintah Inggris dalam menghadapi ancaman yang berasal dari negara asing maupun organisasi yang dinilai membahayakan keamanan nasional.

Dukungan terhadap IRGC Kini Berstatus Tindak Pidana

Dengan masuknya IRGC dan IMCR ke dalam daftar organisasi teroris, seluruh bentuk dukungan terhadap kedua kelompok tersebut kini dikategorikan sebagai pelanggaran pidana di Inggris.

Larangan tersebut mencakup berbagai aktivitas, antara lain:

  • Mengajak pihak lain untuk memberikan dukungan kepada organisasi terlarang.
  • Menyatakan dukungan secara terbuka.
  • Membantu pelaksanaan aktivitas organisasi yang memiliki kaitan dengan Inggris.
  • Memberikan bantuan material atau fasilitas kepada organisasi tersebut.
  • Menerima maupun menyimpan keuntungan materi yang diberikan oleh atau atas nama organisasi terlarang.

Pemerintah Inggris menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mencegah ancaman keamanan yang berasal dari luar negeri serta memperkuat perlindungan terhadap masyarakat dari aktivitas yang dianggap mengganggu stabilitas negara.