Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Setiap kritik adalah ruang untuk belajar, setiap koreksi adalah kesempatan untuk berbenah, dan setiap masukan menjadi bekal untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” katanya.
Menurutnya, persetujuan tersebut mencerminkan kemitraan yang sehat antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menghadirkan kebijakan publik yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
WTP Tujuh Kali Berturut-turut Bukan Tujuan Akhir
Dalam kesempatan itu, Christian Widodo mengingatkan bahwa keberhasilan Pemerintah Kota Kupang mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tujuh tahun berturut-turut merupakan prestasi yang patut disyukuri, tetapi bukan menjadi tujuan utama.
Menurutnya, opini WTP harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah.
“WTP bukanlah tujuan akhir. WTP adalah pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Karena itu, seluruh rekomendasi BPK maupun berbagai catatan strategis DPRD akan kami tindak lanjuti secara sungguh-sungguh sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Fokus Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Pelayanan
Ke depan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui berbagai langkah strategis.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan