Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Proses seleksi dilakukan melalui penilaian proposal oleh komite ilmiah KWEF dan komite khusus di Indonesia berdasarkan aspek kebaruan, kualitas metodologi, rekam jejak peneliti, serta dampak riset terhadap lingkungan perairan. KWEF tidak memublikasikan jumlah proposal maupun tingkat kelulusannya, namun kompetisinya dipastikan sangat ketat karena diikuti peneliti dari berbagai negara ASEAN,” ujar Muh Farhan.
Targetkan Publikasi Internasional Bereputasi
Selain menghasilkan peta spasial kondisi lingkungan pesisir Kabupaten Kupang, penelitian ini juga ditargetkan melahirkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi serta dipresentasikan dalam konferensi ilmiah internasional.
Luaran tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi akademik Undana dalam pengembangan ilmu lingkungan perairan, marikultur berkelanjutan, serta pengelolaan sumber daya pesisir.
Keberhasilan memperoleh hibah dari yayasan Jepang ini juga menjadi bagian dari komitmen Undana dalam mendorong inovasi riset yang mampu menjawab tantangan nyata di kawasan kepulauan, khususnya Indonesia bagian timur.
Bantu Atasi Gagal Panen Rumput Laut di NTT
Penelitian mengenai kualitas air dan mikroplastik ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Kupang dan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan