Riset tersebut berfokus pada pemetaan kualitas air dan tingkat kontaminasi mikroplastik di sejumlah kawasan budidaya laut (marikultur) di Kabupaten Kupang.

Selama lima bulan, tim peneliti akan melakukan pengambilan sampel secara berkala, kemudian menganalisis hasilnya menggunakan Geographic Information Systems (GIS) untuk menghasilkan peta spasial yang menggambarkan kondisi lingkungan perairan secara komprehensif.

Peta tersebut diharapkan mampu menjadi dasar ilmiah dalam menentukan lokasi budidaya laut yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Libatkan Mahasiswa Peraih Hibah The Explorer Club

Meski hibah KWEF diperuntukkan bagi peneliti individu berusia di bawah 40 tahun, Muh Farhan berencana melibatkan sejumlah mahasiswa Undana yang telah mendapatkan pelatihan dalam pengambilan sampel dan analisis laboratorium.

Mahasiswa tersebut juga merupakan penerima research grant The Explorer Club, sehingga keterlibatan mereka diharapkan mampu memperkuat kualitas riset sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia muda di bidang ilmu kelautan.

Saat ini, persiapan penelitian telah memasuki tahap penyelesaian administrasi hibah, penentuan titik pengambilan sampel, serta koordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan lapangan dapat dimulai sesuai jadwal pada Oktober 2026.