Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kalau Argentina gagal merebut penguasaan bola, maka Lionel Messi dan lini depan akan lebih sering menunggu daripada menciptakan peluang,” ujarnya.
Selain penguasaan bola, kata Jeriko, lini tengah Spanyol menjadi salah satu yang terbaik di turnamen ini. Kombinasi gelandang yang memiliki visi bermain, kemampuan mengatur ritme, dan mobilitas tinggi memungkinkan Spanyol mendominasi hampir setiap pertandingan.
Spanyol tidak hanya piawai membangun serangan dari belakang, tetapi juga cepat melakukan transisi ketika kehilangan bola. Kemampuan tersebut dapat membatasi ruang gerak pemain-pemain kreatif Argentina.
Selain itu, di sektor sayap kanan, Spanyol memiliki kecepatan yang sangat berbahaya. Kehadiran pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal memberi dimensi berbeda dalam serangan. Akan lebih berbahaya jika kreator serangan sayap kiri, Nico Williams dalam kondisi fit dan dimainkan.
“Dribel, kecepatan, dan kreativitas kedua pemain ini mampu memecah pertahanan lawan melalui duel satu lawan satu. Kalau Argentina terlalu fokus menjaga sisi tengah, ruang di kedua sisi lapangan bisa dimanfaatkan Spanyol untuk menciptakan peluang emas,” kata Jeriko yang juga penikmati sepak bola, khususnya Liga Inggris dan Liga Spanyol.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan