Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Arlington, RakyatNTT.ID – Timnas Spanyol memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada babak 16 besar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.
Gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time menjadi pembeda dalam laga tersebut. Hasil itu bukan hanya membawa La Roja melangkah ke delapan besar untuk menghadapi pemenang laga Amerika Serikat melawan Belgia, tetapi juga mengakhiri perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia.
Bagi Ronaldo, kekalahan tersebut menutup peluang terakhirnya meraih trofi Piala Dunia. Kapten Portugal itu memastikan edisi 2026 menjadi penampilan terakhirnya di turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit-menit awal. Spanyol langsung mengancam pada menit kedua melalui tendangan jarak jauh Mikel Oyarzabal, tetapi masih mampu diamankan kiper Diogo Costa.
Portugal merespons lima menit berselang lewat sepakan Joao Cancelo yang melambung di atas mistar. Spanyol kembali menciptakan peluang melalui Oyarzabal setelah menerima umpan Dani Olmo, namun penyelesaiannya melebar dari sasaran.
Tim asuhan Spanyol terus menekan. Lamine Yamal memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan gemilang lewat tembakan melengkung. Alex Baena juga memperoleh peluang dari bola muntah, tetapi kembali digagalkan Costa. Sementara itu, upaya Dani Olmo berhasil diblok lini pertahanan Portugal.
Portugal hampir membuka keunggulan pada menit ke-25. Sundulan Joao Cancelo hasil umpan Pedro Neto mampu ditepis Unai Simon. Bola liar kemudian disambar Cristiano Ronaldo, tetapi kembali berhasil diamankan kiper Spanyol.
Menjelang turun minum, Nuno Mendes nyaris membawa Portugal unggul melalui tembakan keras dari situasi sepak pojok. Namun, bola hanya membentur mistar gawang sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap saling menekan. Umpan silang rendah Pedro Neto pada menit ke-52 gagal dijangkau Ronaldo maupun Joao Felix di depan gawang.
Di sisi lain, Alex Baena dan Lamine Yamal bergantian menguji ketangguhan Diogo Costa. Portugal juga memperoleh peluang melalui tendangan voli Bruno Fernandes yang melenceng tipis, sedangkan percobaan Dani Olmo masih mampu diblok lini belakang Selecao.
Saat pertandingan diperkirakan berlanjut ke babak tambahan, Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-90+1. Ferran Torres mengirim umpan terobosan yang diselesaikan dengan tenang oleh Mikel Merino setelah lolos dari jebakan offside.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Spanyol menang 1-0 dan melaju ke perempat final, sementara Portugal harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Ronaldo mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Meski demikian, ia menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada.
“Ini adalah pertandingan yang sangat sengit. Spanyol memang sedikit beruntung bisa mencetak gol di menit-menit akhir, tetapi begitulah sepak bola. Pertandingan ini berlangsung dengan sangat baik,” ujar Ronaldo.
Pemain berusia 41 tahun itu menegaskan dirinya tidak menyesali apa pun karena merasa telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya untuk Portugal.
“Saya sedih harus tersingkir dari Piala Dunia seperti ini, tetapi saya sudah memberikan segalanya, yang terbaik, dan saya pulang dengan hati yang tenang. Inilah sepak bola. Kadang menang, kadang kalah, dan kita harus terus maju,” katanya.
Ronaldo juga mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya bersama Portugal. Namun, ia belum ingin mengambil keputusan terkait masa depannya.
“Ini memang Piala Dunia terakhir saya. Saya akan punya waktu untuk berpikir, berkumpul dengan keluarga, tidak mengambil keputusan terburu-buru, dan melanjutkan hidup,” ucap mantan pemain Real Madrid, Juventus, dan Manchester United itu.
Meski gagal mengangkat trofi Piala Dunia, Ronaldo menilai pencapaiannya bersama Portugal tetap menjadi kebanggaan. Ia menyebut keberhasilan menjuarai Piala Eropa 2016 sebagai momen paling berharga dalam karier internasionalnya.
“Saya telah memenangkan tiga gelar bersama Portugal. Sebelum itu Portugal belum pernah memenangkan gelar apa pun. Gelar Euro 2016 bagi saya sama berharganya dengan Piala Dunia,” tutur Ronaldo.
Ronaldo juga mengenang 23 tahun perjalanannya membela Portugal. Menurut dia, mengenakan seragam tim nasional selalu menjadi kebanggaan yang tidak tergantikan.
“Ada emosi, tetapi juga rasa lega. Saya yakin siapa pun yang telah memberikan yang terbaik tidak bisa dikritik atas apa pun,” ujar Ronaldo.
Dengan tersingkirnya Portugal, perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia resmi berakhir. Meski tidak pernah mengangkat trofi juara dunia, ia meninggalkan warisan besar sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal dan sosok yang mengantar negaranya meraih era paling sukses melalui gelar Euro 2016 serta dua trofi UEFA Nations League. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan