Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka, serta kepada Pemerintah Kabupaten TTS yang mendukung proses pembinaan sepak bola usia muda.
Menurutnya, sistem seleksi di tiga zona menjadi langkah strategis agar potensi pesepak bola muda dari seluruh wilayah TTS dapat terakomodasi secara adil.
“Kami berterima kasih kepada orang tua dan Pak Bupati. Seleksi di tiga zona dilakukan agar semua anak di seluruh kecamatan memiliki kesempatan yang sama untuk direkrut. Dari proses itu kami mendapatkan pemain-pemain yang memiliki potensi luar biasa,” katanya.
Optimistis Pertahankan Status Juara Bertahan
Menghadapi Soeratin Cup 2026, Aris mengakui status sebagai juara bertahan menjadi tantangan tersendiri bagi tim.
Meski menyadari masih terdapat sejumlah kekurangan, ia optimistis Perss SoE U-17 mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari kabupaten lain di NTT.
“Kami sebagai juara bertahan memiliki tanggung jawab yang besar. Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Kami yakin mampu bersaing dan mohon doa serta dukungan dari seluruh masyarakat TTS,” ujarnya.
Bupati Tekankan Sportivitas dan Kekompakan
Dalam arahannya, Bupati Eduard Markus Lioe mengingatkan seluruh pemain untuk menjaga kondisi fisik, kekompakan tim, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti kompetisi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan