Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di Darwin yang saat ini masih membutuhkan pekerja pada sejumlah sektor, seperti home care, plumber (teknisi perpipaan), dan gardener (tenaga pertamanan).
Selain membahas kerja sama ketenagakerjaan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi budaya Kabupaten Belu.
Wali Kota Darwin bahkan menyatakan komitmennya untuk kembali menghadiri Festival Fulan Fehan bersama delegasi Kota Darwin pada penyelenggaraan berikutnya.
Promosi Potensi Belu kepada Investor Australia
Bupati Willy Lay juga melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Dr. Siswo Pramono.
Pertemuan tersebut membahas peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di Australia, termasuk mekanisme dan prosedur yang dapat menjamin proses penempatan berlangsung secara legal, aman, dan profesional.
Dalam kesempatan itu, Duta Besar RI meminta Pemerintah Kabupaten Belu menyiapkan berbagai materi promosi mengenai potensi daerah agar dapat ditampilkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Australia maupun kantor-kantor konsulat Indonesia di berbagai negara bagian Australia.
Langkah tersebut diharapkan mampu menarik minat investor Australia untuk berinvestasi di Kabupaten Belu.
Belajar Pendidikan, Kesehatan, Peternakan, dan Lingkungan
Selain mengikuti forum utama Darwin Fusion 2026, delegasi Kabupaten Belu juga melakukan sejumlah kunjungan lapangan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan