Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Meski belum terbukti secara langsung mencegah kanker prostat, pola makan sehat tetap dianjurkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
2. Batasi Lemak dan Produk Olahan Susu
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak berpotensi meningkatkan risiko kanker prostat, meskipun hasil penelitian lainnya belum menemukan hubungan yang konsisten.
Karena itu, para ahli menyarankan untuk membatasi makanan berlemak, terutama yang berasal dari daging merah dan produk olahan susu tinggi lemak.
Spesialis urologi, dr Adistra Imam Satjakoesoemah, SpU, FICS, menjelaskan bahwa beberapa jenis makanan memiliki sifat prokarsinogenik yang dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
“Red meat (daging merah), kemudian dairy food, susu dan produk turunannya. Itu ada chance, ada risiko. Sekali lagi ini bukan menyebabkan ya, tapi ada risiko,” ujarnya.
Untuk menerapkan pola makan yang lebih sehat, masyarakat disarankan memilih daging tanpa lemak, mengurangi penggunaan minyak atau mentega saat memasak, serta mengonsumsi susu rendah lemak.
3. Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik secara teratur juga diyakini berperan dalam menurunkan risiko kanker prostat.
Berbagai penelitian menunjukkan pria yang aktif berolahraga cenderung memiliki risiko kanker prostat lebih rendah dibandingkan mereka yang menjalani gaya hidup kurang bergerak.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan