Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah konferensi. Melalui kerja sama dengan mitra dari Jepang, yang saat ini memiliki 10 anggota dan 13 anggota dari Indonesia dalam AJIVE, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk berbagi ilmu pengetahuan dan hasil penelitian terbaru,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran para ilmuwan dan akademisi dari dua negara akan memperkaya wawasan serta membuka peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas bagi pengembangan ilmu kesehatan hewan dan peternakan.
Sementara itu, akademisi dari Yamaguchi University, Prof. Kiyoshi Kano, menyampaikan terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana atas dukungan dan persiapan yang telah dilakukan sehingga konferensi dapat terselenggara dengan baik.
Menurut Prof. Kano, hubungan kerja sama yang terjalin dalam wadah AJIVE telah berlangsung selama satu dekade dan terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian, serta pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Jepang.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah isu strategis terkait pendidikan veteriner, kesehatan hewan, dan pengembangan peternakan akan menjadi fokus pembahasan dalam konferensi tahun ini.
Prof. Kano berharap hasil diskusi dan rekomendasi yang dihasilkan selama konferensi dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan dunia pendidikan veteriner serta memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang di bidang akademik.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan