Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa, terutama di Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Undana.
“Kerja sama ini menjadi peluang besar bagi pengembangan riset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Undana, khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan,” ujarnya.
Mahasiswa Berpeluang Magang dan Terlibat Riset Internasional
Direktur Eksekutif Interim Sekretariat Regional ATSEA, Dr. Handoko Adi Susanto, menjelaskan bahwa ATSEA merupakan platform kerja sama kawasan yang melibatkan Indonesia, Australia, dan Papua Nugini di bawah koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
ATSEA selama ini berfokus pada berbagai isu strategis kelautan, mulai dari penanganan polusi plastik, mitigasi tumpahan minyak, perlindungan nelayan kecil, hingga konservasi spesies laut yang terancam.
Menurut Handoko, Undana dipilih sebagai mitra karena memiliki posisi geografis yang sangat dekat dengan lokasi penelitian di Pulau Rote serta didukung sumber daya akademik yang kompeten di bidang kelautan dan perikanan.
“Kerja sama ini dirancang untuk mendukung dan memfasilitasi mahasiswa FPKP Undana agar dapat magang dan terlibat langsung dalam riset komprehensif di lapangan. Ke depan, kami juga berencana menyelenggarakan Simposium Internasional bersama FPKP Undana di Kota Kupang,” kata Handoko.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan