Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Ketika mempelajari tenun, kita juga membedah filosofi, aspek geometri, ergonomi keselamatan kerja, matematika, pengemasan produk, manajemen rantai pasok, tren pasar global, hingga sosiologi pariwisata,” papar Guru Besar Kepakaran Kimia Lingkungan tersebut saat membuka acara.
Guna memperluas daya jangkau budaya NTT ke kancah global, Prof. Philip menggagas pembukaan program Summer School Tenun Ikat yang menyasar peserta luar daerah dan mancanegara.
Melalui program ini, dunia internasional akan diajak menetap dan mempelajari langsung seluruh tahapan produksi otentik, mulai dari pemilihan benang, teknik pewarnaan alami berbasis tumbuhan, hingga menghasilkan selembar kain tenun utuh.
Kolaborasi Lintas Mata Kuliah dan Prestasi di Tengah Keterbatasan
Koordinator Prodi PTI Undana, Ariency Kale Ada Manu, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pameran ini merupakan hilirisasi praktis dari integrasi berbagai mata kuliah, seperti Busana dan Gaya, Desain Produk, Desain Digital, hingga Manajemen Pameran Produk.
Meskipun prodi ini terhitung baru dan berjalan di tengah keterbatasan fasilitas, Ariency memastikan mahasiswa PTI tetap mampu menembus persaingan luar kampus.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan