Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Namun hasil melawan Irak memunculkan sejumlah catatan yang patut menjadi perhatian. Dominasi penguasaan bola dan jumlah peluang belum mampu diterjemahkan menjadi efektivitas di depan gawang lawan.
Sepanjang pertandingan, Spanyol melepaskan 13 tembakan dan dua kali membentur mistar gawang. Meski demikian, mereka hanya menghasilkan expected goals (xG) sebesar 1,36.
Di sisi lain, Irak tampil sangat efisien. Dari tiga percobaan yang mereka ciptakan, dua di antaranya tepat sasaran. Dengan xG hanya 0,15, tim asuhan Jesús Casas mampu memaksimalkan peluang yang tersedia untuk mencuri hasil imbang.
Hasil tersebut menjadi alarm bagi Spanyol untuk segera membenahi efektivitas serangan sebelum menghadapi persaingan ketat di Piala Dunia 2026.
Alex Baena jadi Sorotan Positif
Di tengah performa tim yang belum sepenuhnya meyakinkan, Alex Baena tampil sebagai salah satu pemain terbaik Spanyol dalam pertandingan tersebut.
Gelandang kreatif itu menunjukkan kontribusi besar di lini serang dengan mencatatkan tiga tembakan, terbanyak di antara seluruh pemain Spanyol. Ia juga berhasil menciptakan tiga peluang matang bagi rekan-rekannya.
Tak hanya itu, Baena membukukan 12 umpan di area sepertiga akhir lapangan lawan, menunjukkan peran pentingnya dalam membangun serangan. Catatan tersebut hanya kalah dari Ferran Torres yang mencatatkan 15 umpan di wilayah ofensif.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan