Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Masyarakat di Lendongara, Desa Totok, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), menerima bantuan lampu tenaga surya yang disalurkan oleh Rotary Club sebagai upaya mendukung kebutuhan penerangan bagi warga yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan listrik.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dihadiri Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Kepala Bapperida SBD Ignasius Leha, Assistant Governor NTT Rotary International Bruder Ephrem Santos, perwakilan Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco, Kepala Desa Totok, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyampaikan apresiasi kepada Rotary Club Surabaya Rungkut, Rotary Club Sumba Tambolaka, Bruder Ephrem Santos, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menghadirkan bantuan bagi masyarakat Desa Totok.
Menurut Ratu Wulla, bantuan lampu tenaga surya tersebut memiliki manfaat besar bagi kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama bagi keluarga yang masih mengalami keterbatasan akses penerangan.
“Bantuan ini bukan hanya sekadar memberikan cahaya di malam hari, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Dengan adanya penerangan yang memadai, aktivitas keluarga dapat berjalan lebih baik, anak-anak dapat belajar dengan nyaman, dan keamanan lingkungan juga semakin meningkat,” ujar Ratu Wulla.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBD terus berupaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan PT PLN agar jaringan listrik dapat menjangkau wilayah Desa Totok dan daerah lain yang masih membutuhkan akses listrik.
“Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN agar ke depan jaringan listrik dapat masuk dan melayani masyarakat di wilayah ini. Kami ingin seluruh masyarakat Sumba Barat Daya mendapatkan akses listrik yang layak,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Balai Latihan Kerja Don Bosco yang siap memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat apabila mengalami kendala dalam penggunaan maupun perawatan lampu tenaga surya.
Menurutnya, pendampingan tersebut penting agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Ratu Wulla mengajak seluruh masyarakat penerima manfaat untuk menjaga dan merawat lampu tenaga surya yang telah diberikan sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
“Saya berharap bantuan ini dijaga dan dirawat dengan baik. Jika dipelihara dengan benar, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh keluarga dan dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat setiap hari,” tuturnya.
Penyaluran bantuan lampu tenaga surya ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, dan lembaga sosial dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses penerangan listrik. (rnc29)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan