Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kota Kupang resmi mengalokasikan dana hibah sebesar Rp2 miliar kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet dan pengembangan cabang olahraga menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Wali Kota Kupang, Christian Widodo, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan atlet-atlet Kota Kupang agar mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mendukung suksesnya penyelenggaraan PON 2028.

Pernyataan itu disampaikan Christian Widodo usai mengikuti Sidang Paripurna ke-13 DPRD Kota Kupang yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (24/6/2026).

Iklan

“Dana hibah ini merupakan investasi untuk masa depan olahraga Kota Kupang. Pemerintah ingin memastikan para atlet mendapatkan dukungan yang memadai sehingga mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah pada ajang nasional,” ujarnya.

Dana Difokuskan untuk Pembinaan Atlet dan Kebutuhan Cabang Olahraga

Menurut Christian Widodo, dana hibah Rp2 miliar tersebut akan disalurkan secara akuntabel kepada masing-masing cabang olahraga berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah diajukan.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan penting, mulai dari pembinaan atlet, peningkatan kualitas latihan, penyediaan sarana dan prasarana olahraga, hingga pengadaan peralatan pertandingan.

Ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh cabang olahraga telah menyerahkan dokumen RAB kepada pemerintah daerah. Saat ini, proses selanjutnya menunggu mekanisme penyaluran dana dari KONI Kota Kupang kepada masing-masing cabang olahraga.

Bagi cabang olahraga yang belum melengkapi dokumen administrasi, pemerintah akan segera memfasilitasi proses tersebut agar seluruh program pembinaan dapat berjalan secara bersamaan.

Kota Kupang Siapkan Diri jadi Wajah NTT di PON 2028

Menjelang pelaksanaan PON XXII Tahun 2028, Kota Kupang memiliki peran strategis karena ditetapkan sebagai lokasi pembukaan sekaligus menjadi etalase utama Provinsi Nusa Tenggara Timur di hadapan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.

Karena itu, Pemkot Kupang berkomitmen memaksimalkan berbagai persiapan mulai tahun 2027, baik dari sisi pembinaan atlet maupun kesiapan fasilitas pendukung.

Christian Widodo menegaskan bahwa keberhasilan Kota Kupang dalam menyelenggarakan kegiatan dan menjamu para tamu nantinya akan menjadi cerminan citra Provinsi NTT di tingkat nasional.

“Kota Kupang harus mampu menunjukkan kesiapan terbaiknya karena akan menjadi wajah Nusa Tenggara Timur saat PON berlangsung,” katanya.

Tidak Bangun Venue Baru, Fokus Revitalisasi Fasilitas yang Ada

Menanggapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat, Wali Kota Kupang memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan membangun venue olahraga baru untuk PON 2028.

Sebagai gantinya, Pemkot Kupang memilih strategi revitalisasi dan optimalisasi fasilitas olahraga yang sudah tersedia agar memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga nasional.

Langkah tersebut dinilai lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas fasilitas yang akan digunakan oleh para atlet dan peserta PON.

Selain memperhatikan efisiensi anggaran, strategi ini juga memungkinkan pemerintah untuk memaksimalkan pemanfaatan aset olahraga yang telah dimiliki daerah.

Anggaran Khusus PON Mulai Disiapkan Tahun 2027

Christian Widodo menegaskan bahwa komitmen menjadi tuan rumah yang sukses harus dimulai sejak sekarang melalui perencanaan yang matang dan terukur.

Pemerintah Kota Kupang juga telah merancang anggaran pendukung yang lebih spesifik untuk kebutuhan PON dan akan mulai dipersiapkan pada tahun 2027.

Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki semangat yang sama untuk menghadirkan penyelenggaraan PON yang sukses, baik dari sisi prestasi olahraga maupun pelayanan kepada tamu dan peserta.

“Persiapan terbaik harus dimulai dari sekarang. Kita ingin memastikan seluruh kebutuhan dapat dipenuhi dengan baik demi kesuksesan PON 2028 dan kemajuan olahraga di Kota Kupang,” tegasnya.

Dengan dukungan hibah Rp2 miliar kepada KONI Kota Kupang, pemerintah berharap pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu melahirkan prestasi membanggakan sekaligus memperkuat kesiapan daerah dalam menyambut pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut. (rnc04)