Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, menyampaikan apresiasi atas program yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa capaian NTT Mart Sumba Tengah saat ini berhasil menempati posisi kedua dalam penyetoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Provinsi NTT.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi yang baik, Sumba Tengah mampu bersaing dengan daerah lain di NTT. Kami berharap NTT Mart di SMK Negeri 1 Waibakul dapat mengikuti jejak keberhasilan NTT Mart yang dikelola Dekranasda Sumba Tengah dan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT menegaskan bahwa peluncuran NTT Mart by OSOP dan sosialisasi Gerakan Jam Belajar merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Menurutnya, lahirnya NTT Mart didorong oleh keprihatinan terhadap masih terbatasnya akses pasar bagi berbagai produk unggulan UMKM di Nusa Tenggara Timur.
“NTT Mart lahir dari kegelisahan bahwa banyak produk di NTT yang sulit mendapatkan pasar untuk dijual secara baik. Banyak produk UMKM yang berada jauh dari pusat pasar sehingga kurang dikenal dan kurang memiliki akses pemasaran,” ungkapnya.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan