Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pigai meminta seluruh pihak yang terlibat menjalankan program tersebut dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, transparansi, dan integritas.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh komitmen para pelaksana di lapangan.
“Siapa pun yang menjalankan program ini dengan jujur, adil, dan profesional adalah bagian dari perjuangan membangun bangsa dan layak disebut sebagai pahlawan revolusioner,” tegasnya.
Menurut Pigai, pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi.
“Kita sedang membangun fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang kita siapkan hari ini adalah generasi yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan unggul,” ujarnya.
MBG Didorong Menjadi Penggerak Ekonomi Lokal
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga harus menjadi instrumen penguatan ekonomi daerah.
Menurut Melki, keberadaan dapur SPPG dapat menciptakan efek berantai terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi petani, nelayan, pelaku usaha kecil, hingga tenaga kerja lokal.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan