Sementara itu, dalam kegiatan reses yang berlangsung di Desa Kadi Wano, Kecamatan Wewewa Timur, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, dukungan sektor pertanian, hingga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Yusuf Bora menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

“Kehadiran saya di tengah masyarakat adalah untuk memastikan tidak ada suara warga yang tercecer dalam proses perencanaan kebijakan daerah,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, Yusuf Bora berharap pembangunan di Sumba Barat Daya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM, kelompok usaha produktif, sektor pertanian, dan perikanan sebagai sumber penghidupan masyarakat. (*/rnc)