Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi demi menghindari potensi bahaya akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lereng gunung diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan, terutama pada daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.
Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanis agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu.
Masyarakat diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi dan PVMBG serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa waktu ke depan. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan