Dalam sambutannya, Prof. Jefri Bale menegaskan bahwa usia ke-64 merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap kontribusi nyata yang telah diberikan Universitas Nusa Cendana kepada masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, Undana harus terus berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Banyak harapan masyarakat NTT yang dititipkan kepada Undana. Kita harus terus menjadi institusi yang berdampak. Perbedaan di lingkungan kampus adalah sebuah keniscayaan, sehingga kita harus menjaga kebersamaan dan tidak saling menyalahkan. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengedepankan semangat melayani mahasiswa dan masyarakat,” ujar Prof. Jefri Bale.

Refleksi Enam Bulan Kepemimpinan

Perayaan Dies Natalis tahun ini juga menjadi momentum refleksi atas hampir enam bulan masa kepemimpinan Prof. Jefri Bale sejak resmi dilantik sebagai Rektor Undana pada Desember 2025 lalu.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas loyalitas dan dukungan yang terus diberikan dalam proses pembenahan berbagai aspek manajemen kampus.

Rektor berharap semangat kolaborasi dan kerja sama dapat terus dipertahankan untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.

Filosofi Berdamai dengan Kegagalan

Dalam suasana santai usai kegiatan olahraga, Prof. Jefri Bale juga membagikan refleksi mengenai pentingnya ketangguhan mental dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan akademik.