Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain itu, berbagai persoalan sosial yang melibatkan remaja, seperti tawuran, perundungan, seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba, disebut sebagai peringatan bahwa fungsi keluarga harus terus diperkuat.
Menutup pidato tersebut, Ratu Wulla menegaskan bahwa pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berarti apabila generasi penerus tumbuh tanpa karakter yang kuat dan kesehatan mental yang baik.
“Karena itu, keluarga harus menjadi hulu dari seluruh kebijakan pembangunan agar mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya saat membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab SBD juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Video Edukasi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) yang diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan Harganas ke-33 tingkat kabupaten.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh jajaran Pemkab SBD untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada keluarga sebagai upaya mencetak SDM yang sehat, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan