“Dari total yang lulus di Undana, jumlah penerima KIP Kuliah sangat signifikan, yakni mencapai posisi enam besar di tingkat nasional,” ujar Hendro, Selasa (26/5/2026).

Di tingkat nasional, tren kelulusan peserta KIP Kuliah juga mengalami peningkatan. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok menyebut sebanyak 86.118 pendaftar KIP Kuliah atau sekitar 33,59 persen dari total peserta berhasil lolos SNBT tahun ini.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.

Penyaluran KIP Kuliah Lebih Tepat Sasaran

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto menegaskan bahwa penyaluran bantuan pendidikan melalui KIP Kuliah akan semakin tepat sasaran.

Pemerintah kini menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meminimalkan kesalahan penyaluran bantuan.

“KIP Kuliah akan jauh lebih tepat sasaran karena berasal dari basis data yang valid. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 untuk memastikan bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan,” jelas Brian.

Kepercayaan Publik terhadap Undana Meningkat

Keberhasilan Undana bersaing dengan sejumlah kampus besar di Indonesia dalam distribusi KIP Kuliah menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di kampus tersebut.