Bagi Projo, keputusan Jokowi untuk kembali “turun gunung” dan melakukan perjalanan ke berbagai daerah pasca-purna tugas bukanlah hal yang mengejutkan. Menurut Fredy, aktivitas berdiskusi dan melihat langsung kondisi riil di masyarakat sudah menjadi hobi dan karakter dasar sang mantan presiden, bahkan jauh sebelum ia menduduki kursi Istana Negara.

“Jadi memang kebiasaannya sebelum Pak Jokowi jadi Presiden, tentu selama jadi Presiden itu menjadi agenda kenegaraan,” urainya.

Model kunjungan kali ini dipastikan akan mengadopsi gaya blusukan non-formal yang fleksibel. Projo di tingkat pusat akan terus melakukan koordinasi intensif dengan jaringan relawan yang ada di daerah untuk mempersiapkan teknis penyambutan di lapangan.

Iklan

“Ketika punya agenda dari relawan, Pak Jokowi akan melihat-melihat dan kemudian dikonfirmasi kepada relawan, nanti relawan di lokasi yang akan mendampingi beliau,” pungkas Fredy. (*/rnc)