Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Tahun 2026 yang digelar di Aula Hotel Sasando Kupang, Sabtu (16/5/2026).
Rakerwil yang dihadiri seluruh pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN kabupaten/kota se-NTT itu menghasilkan sejumlah agenda strategis, termasuk peluncuran semangat politik baru bertajuk “PAN Pelor 2029” atau “pecah telor” untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif.
Pantauan RakyatNTT.ID, kegiatan tersebut ditutup langsung oleh Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan dan dihadiri jajaran pengurus partai yang dinakhodai Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan.
Sekretaris DPW PAN NTT, Marthen Lenggu menjelaskan, Rakerwil I Tahun 2026 difokuskan pada evaluasi program kerja tahun sebelumnya sekaligus penyusunan program strategis baru untuk tahun 2026.
“Dalam raker ini kita melakukan evaluasi program kerja tahun 2025 dan menetapkan program kerja baru tahun 2026 bersama seluruh pengurus DPD se-NTT,” jelas Marthen.
Menurutnya, sejumlah bidang menjadi fokus pembahasan dan kesepakatan dalam forum tersebut, mulai dari kesekretariatan, organisasi dan keanggotaan, kaderisasi, strategi pemenangan pemilu hingga penguatan media informasi partai.
“Sudah dijelaskan semua dalam raker terkait apa yang harus dikerjakan,” katanya.
Selain menyusun strategi politik, PAN NTT juga melakukan restrukturisasi kepengurusan dan keanggotaan partai. Langkah ini dilakukan karena terdapat sejumlah kader yang sudah tidak aktif akibat pekerjaan, kondisi kesehatan maupun meninggal dunia.
“Jadi ada perubahan susunan kepengurusan yang diatur dalam peraturan partai,” ungkapnya.
Marthen menegaskan, PAN kini menargetkan capaian politik yang lebih besar melalui gerakan “PAN Pelor 2029”. Target tersebut mencakup perolehan dua kursi DPR RI dari dua daerah pemilihan di NTT, sembilan kursi DPRD Provinsi NTT, serta minimal satu kursi DPRD di setiap daerah pemilihan kabupaten/kota se-NTT.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN NTT, Jane Natalia Suryanto menilai Rakerwil I menjadi momentum membangun semangat baru kader PAN untuk tetap berpihak kepada masyarakat.
Ia mengatakan, PAN juga diarahkan sebagai partai pendukung pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Namun, dukungan tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kami membantu sebisa kemampuan kami. Tapi partai bukan eksekutor kebijakan, yang menjalankan tentu kepala daerah. Karena itu kader PAN di DPRD harus benar-benar hadir dan terlibat bersama masyarakat,” pungkasnya. (rnc04)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan