Selain itu, mahasiswa juga meminta pemerintah pusat membangun SPBU di Amfoang Utara dan sekitarnya guna mengatasi persoalan kelangkaan BBM yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Wilayah enam kecamatan di Amfoang harus menjadi prioritas kebijakan pemerintah pusat. Untuk mengatasi kelangkaan BBM perlu dibangun SPBU di Amfoang Utara dan sekitarnya. Itu langsung dijawab Pak Wapres,” jelasnya.

Permasku juga menyoroti buruknya kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Amfoang yang dinilai menghambat aktivitas masyarakat. Banyak ruas jalan mengalami kerusakan berat, sementara sejumlah jembatan rusak belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurut Asten, kondisi tersebut menyulitkan warga dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan hingga aktivitas ekonomi sehari-hari.

Selain infrastruktur, mahasiswa juga meminta perhatian pemerintah pusat terhadap layanan kesehatan, khususnya pengembangan Rumah Sakit Pratama Amfoang di Manubelon agar pelayanan medis bagi masyarakat perbatasan dapat berjalan optimal.

“Dari semua tuntutan yang kami sampaikan, Pak Wapres langsung menjawab itu semua dan mengatakan itu menjadi atensi,” katanya.

Tak hanya menerima aspirasi, Gibran juga dikabarkan akan meninjau langsung kondisi infrastruktur rusak di Amfoang pada Jumat pagi (22/5/2026), sebelum melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Rote Ndao.