Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut informasi yang beredar, RS sempat mengetuk pintu rumah tersebut beberapa kali sebelum akhirnya RAL keluar menemuinya.
Ketika ditanya mengenai keberadaan JMS, RAL disebut menyampaikan bahwa mahasiswi tersebut sedang berada di rumah temannya.
Namun pencarian terus dilakukan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dan dibawa untuk membuat laporan ke Polres Sumba Timur.
Dalam keterangannya kepada penyidik, JMS mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual sebanyak tiga kali.
Korban menyebut tindakan yang dialaminya antara lain berupa sentuhan pada bagian tubuh sensitif hingga ciuman yang dilakukan tanpa persetujuannya.
Korban disebut tidak berani melakukan perlawanan karena merasa takut.
Tak berhenti di situ, beberapa hari setelah kejadian pertama, korban mengaku kembali dihubungi oleh RAL dan diminta datang ke rumahnya.
Pada pertemuan berikutnya, dugaan pelecehan kembali terjadi dengan pola yang hampir serupa.
Laporan tersebut kini menjadi fokus penyelidikan Polres Sumba Timur.
Dilansir dari Tribrata News Sumba Timur, Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan pihaknya berkomitmen menangani kasus tersebut secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Penyidik saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti guna memperjelas seluruh rangkaian peristiwa.

1 Komentar
Nnanan