IKMABAN-TTS juga meminta polisi segera memeriksa dan mengamankan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut agar proses hukum berjalan maksimal tanpa intimidasi.

“Kalau perlu saksi-saksi diamankan sementara agar proses hukum berjalan maksimal dan tidak ada intimidasi sampai kasus ini benar-benar terungkap,” lanjut Sandro.

Mahasiswa asal Amanuban bahkan mengancam akan menggelar aksi apabila aparat kepolisian tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus kematian Yerdi Baikliu.

“Kami akan bergerak menuntut keadilan jika kasus ini terus dibiarkan tanpa kejelasan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum,” tegasnya.

IKMABAN-TTS berharap kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kematian Yerdi Baikliu secara transparan dan tuntas agar keluarga korban memperoleh keadilan. (*/rnc)