Melalui penghitungan produksi hijauan dan identifikasi daya dukung tanah, mahasiswa diharapkan mampu menyusun rekomendasi teknis pengelolaan pastura yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan peran Universitas Nusa Cendana sebagai institusi akademik dan riset yang aktif mencari solusi nyata bagi masa depan industri peternakan NTT yang lebih produktif, hijau, dan adaptif terhadap perubahan iklim. (*/rnc)