Tambolaka, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyambut kembali beroperasinya lintasan penyeberangan Waikelo-Sape yang kini resmi dilayani KMP Cakalang sebanyak dua kali dalam sepekan.

Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla mengajak masyarakat memanfaatkan jalur laut tersebut karena dinilai lebih dekat, murah dan mampu menekan biaya operasional perjalanan maupun distribusi barang.

“Ya, tapi udah lewat Waikelo. Sehingga saya menghimbau agar ini dimanfaatkan, kita promosi bersama-sama, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang ada,” ujar Ratu Wulla usai peresmian beroperasinya kembali KMP Cakalang, Minggu (24/5/2026).

Iklan

Menurutnya, kehadiran kembali lintasan Waikelo-Sape akan memberi dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten SBD maupun wilayah sekitarnya.

“Ini harga sangat murah, lebih dekat jangkauannya, biaya operasional kita bisa tekan. Jadi bagi yang berbisnis silakan berbisnis. Bagi juga yang mau berlibur, mau menikmati alam NTB, dari NTB juga mau ke NTT, pokoknya silakan,” katanya.

Ratu Wulla mengatakan konektivitas transportasi laut dan udara yang semakin baik menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah.

“Satu minggu dua kali. Jadi konektivitas udara sudah oke, sekarang laut lagi. Jadi ini kita dalam upaya mendorong percepatan pembangunan, percepatan untuk peningkatan ekonomi masyarakat menuju Sumba Barat Daya hebat yang berkarakter cerdas, berwawasan, berbudaya, menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan konektivitas akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat.

“Kalau daya beli masyarakat bagus, pendidikan pasti bagus, kesehatan pasti bagus, dan tentu IPM kita akan naik,” katanya.

Ratu Wulla kembali mengajak masyarakat yang hendak bepergian menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun Pulau Jawa melalui jalur darat agar memanfaatkan lintasan Waikelo-Sape.

“Jadi sekali lagi semua masyarakat Sumba Barat Daya yang mau ke NTB atau ke wilayah Jawa, yang mau lewat darat silakan lewat Waikelo. Dari Waikelo ke Sape cuma 7 jam. Seminggu dua kali. Oke, ini hadiah ulang tahun buat Sumba Barat Daya yang ke-19,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan jadwal dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Nusa Tenggara Barat, KMP Cakalang dijadwalkan melayani lintasan Sape-Waikelo pada Jumat, 29 Mei 2026 pukul 22.00 Wita dan dari Waikelo menuju Sape pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 10.00 Wita.

Selain melayani lintasan Waikelo-Sape, KMP Cakalang juga melayani rute Sape-Labuan Bajo sesuai jadwal operasional periode 22 Mei hingga 31 Mei 2026.

BPTD Kelas II NTB menyampaikan jadwal keberangkatan kapal sewaktu-waktu dapat berubah apabila terjadi gangguan teknis kapal, docking, cuaca buruk maupun stagnasi muatan.

Apabila kapal tidak beroperasi karena kondisi tertentu, maka akan digantikan kapal lain yang siap beroperasi setelah mendapat persetujuan dari Korstapel Pelabuhan Penyeberangan Sape. (rnc29)