Selain itu, Pemerintah Indonesia juga mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang saat ini masih ditahan.

Misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 diketahui merupakan bagian dari aksi kemanusiaan internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan sekaligus menunjukkan solidaritas bagi warga Palestina di Gaza.

Berikut daftar sembilan WNI yang dilaporkan ditangkap pasukan Israel berdasarkan data Global Peace Convoy Indonesia (GPCI):

  1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI – Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro
  2. Ronggo Wirasanu (GPCI – Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro
  3. Andi Angga Prasadewa (GPCI – Rumah Zakat), Kapal Josef
  4. Asad Aras Muhammad (GPCI – Spirit of Aqsa), Kapal Kasr-1
  5. Hendro Prasetyo (GPCI – SMART 171), Kapal Kasr-1
  6. Bambang Noroyono (Republika), Kapal BoraLize
  7. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika), Kapal Ozgurluk
  8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo), Kapal Ozgurluk
  9. Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI), Kapal Ozgurluk

Kasus penangkapan ini menjadi perhatian internasional di tengah meningkatnya ketegangan dan krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza, Palestina. (*/rnc)