Kupang, RakyatNTT.ID – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RUPS Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) telah selesai digelar, Minggu (24/5/2026) malam tadi di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT.

Dalam RUPS Tahunan, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank NTT. Selain itu, pembagian dividen yang semula diwacanakan terjadi penurunan, diputuskan tetap sama seperti tahun sebelumnya.

Sementara dalam RUPS Luar Biasa, para pemegang saham menyepakati penyesuaian struktur organisasi sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada RUPS LB sebelumnya di tanggal 12 November 2025, disepakati ada tujuh posisi dewan direksi dan lima posisi dewan komisaris. Pada RUPS LB kali ini, posisi dewan direksi dipangkas jadi lima, sementara posisi dewan komisaris dipangkas jadi tiga.

Kendati terdapat pemangkasan struktur organisasi, komposisi pejabat di jajaran direksi dan dewan komisaris Bank NTT tidak banyak berubah. Sebab sampai dengan pelaksanaan RUPS Tahunan kali ini, jajaran direksi hanya terisi lima jabatan masing-masing Charlie Paulus (Direktur Utama), Rahmat Saleh (Direktur Umum & SDM), Aloysius Geong (Direktur Kredit), Heru Helbianto (Direktur Dana & Treasury), dan Christofel Adoe (Direktur Kepatuhan). Sedangkan di jajaran dewan komisaris hanya Donny Heatubun di posisi Komisaris Utama dan Frans Gana di posisi Komisaris Independen.