Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kalabahi, RakyatNTT.ID – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma menghadiri sekaligus melepas Pawai Paskah yang diselenggarakan DPC GAMKI Kabupaten Alor Tahun 2026, Senin (13/4/2026). Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga malam hari ini berjalan khidmat dan meriah.
Sebanyak 27 peserta ambil bagian dalam pawai tersebut dengan menampilkan berbagai fragmen sebagai bentuk penginjilan serta penyampaian pesan teologis kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Provinsi NTT Muhammad Ansor, Kapolres Alor Nur Azhari, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Obeth Bolang, serta sejumlah pejabat Pemprov NTT, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Alexon Lumba, Kadispora Alfonsus Theodorus, dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ambrosius Kodo.
Selain itu, hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor Usman Plaikari, tokoh masyarakat Imanuel Blegur, Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka, serta berbagai tokoh agama, perempuan, adat, dan pemuda.
Simbol Harapan dan Kebangkitan
Pawai Paskah secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur NTT dengan menyalakan obor Paskah sebagai simbol terang dan harapan baru.
Dalam sambutannya, Johni Asadoma menegaskan bahwa DPC GAMKI Alor merupakan salah satu cabang yang aktif di Indonesia. Ia mengajak masyarakat menjadikan Paskah sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Paskah adalah momentum hidup baru. Mari kita tinggalkan kebiasaan lama yang buruk dan melangkah ke depan dengan hal-hal yang positif dan membangun,” ujarnya.
Tekankan Keamanan, Pendidikan, dan Pariwisata
Wagub juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan keharmonisan di Kabupaten Alor. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghindari konflik serta membangun citra daerah yang damai, jujur, ramah, dan cerdas.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci perubahan. Generasi muda didorong untuk rajin belajar dan membaca, sementara orang tua diharapkan aktif membimbing anak sejak dini.
Dalam aspek pembangunan, Johni menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.
“Jika PAD meningkat, maka pembangunan akan berjalan lebih optimal. Karena itu, kita harus bersama-sama mengembangkan potensi daerah, terutama di sektor pariwisata,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan negatif seperti konsumsi minuman keras berlebihan, serta membangun etos kerja yang disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Apresiasi Kebersamaan Masyarakat
Mengakhiri sambutannya, Wagub NTT mengapresiasi nilai kebersamaan dan toleransi yang hidup di tengah masyarakat Alor. Ia berharap nilai tersebut terus dijaga sebagai fondasi menuju daerah yang damai dan sejahtera.
Ketua panitia Steven Waang Illu melaporkan bahwa kegiatan diikuti oleh 27 peserta dan mengimbau seluruh pihak menjaga ketertiban selama pawai berlangsung.
Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur NTT yang untuk kedua kalinya menghadiri kegiatan GAMKI di Alor.
Koordinator Daerah Alor, Lembata, dan Flores Timur DPD GAMKI NTT, Rudi Cema Killa, menegaskan bahwa Pawai Paskah menjadi simbol harapan di tengah tantangan, sekaligus momentum bagi generasi muda menjadi agen perubahan.
Usai pelepasan pawai, Wakil Gubernur bersama peserta mengikuti Ibadah Prosesi Jalan Salib dengan rute dari Watamelang menuju Lapangan Mini Kalabahi sejauh kurang lebih 4 kilometer, yang berlangsung penuh kebersamaan bersama masyarakat. (*/rnc)
