Kupang, RakyatNTT.ID Universitas Nusa Cendana (Undana) memantapkan kesiapan dalam menyelenggarakan seluruh rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Sebanyak 1.987 peserta yang telah dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) diimbau segera melakukan registrasi ulang sesuai jadwal resmi.

Imbauan tersebut disampaikan dalam program siniar Undana Talk Episode 8 yang tayang pada Rabu (1/4/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan penerimaan mahasiswa baru berjalan lancar.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa pihak kampus telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung secara komprehensif. Mulai dari kesiapan sumber daya manusia, sistem informasi, hingga sarana pembelajaran telah dipastikan optimal.

“Kami memastikan rasio dosen dan mahasiswa tetap ideal serta layanan pendidikan berjalan maksimal,” ujar Prof. Jefri.

Inovasi Akademik dan Eksposur Global

Dalam perbincangan yang dipandu jurnalis Anny Toda, Rektor Undana juga memaparkan sejumlah inovasi dalam sistem pembelajaran. Salah satunya adalah pengembangan program double degree bekerja sama dengan universitas luar negeri.

Selain itu, Undana juga tengah mengembangkan program fast track yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan S1 hingga S2 dalam waktu lima tahun.

“Kami mendorong mahasiswa memiliki kompetensi global. Ke depan, kami juga akan membuka program studi baru yang relevan dengan kebutuhan pasar, seperti informatika, seni, keperawatan, hingga kedokteran gigi,” jelasnya.

Farmasi jadi Prodi Paling Ketat

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., mengungkapkan bahwa persaingan pada jalur SNBP tahun ini tergolong sangat ketat.

Program Studi Farmasi menjadi yang paling kompetitif, dengan lebih dari 1.200 peminat memperebutkan hanya 20 kursi yang tersedia.

Selain Farmasi, sejumlah program studi lain juga mencatat tingkat persaingan tinggi, di antaranya Pendidikan Dokter, Ilmu Komputer, Kesehatan Masyarakat, Akuntansi, dan Teknik Sipil.

Menurut Prof. Annytha, keberhasilan peserta dalam jalur SNBP sangat dipengaruhi oleh akurasi data rapor yang diinput sekolah serta rekam jejak alumni di perguruan tinggi.

Fokus ke UTBK-SNBT 2026

Setelah tahapan SNBP, Undana kini mengalihkan fokus pada pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT 2026 yang dijadwalkan mulai 21 April 2026.

Sebagai salah satu pusat lokasi ujian nasional, Undana telah merampungkan persiapan jaringan dan sistem pendukung sesuai standar panitia pusat.

“Pendaftaran UTBK-SNBT masih dibuka hingga 7 April 2026. Kami mengimbau peserta memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan diri, terutama materi potensi skolastik dan literasi,” ujar Prof. Annytha.

Ia juga mengingatkan peserta agar cermat dalam memilih program studi sesuai minat dan kemampuan, karena pilihan yang telah difinalisasi tidak dapat diubah.

Dengan berbagai persiapan matang dan inovasi yang terus dikembangkan, Undana optimistis mampu mencetak generasi unggul dari Nusa Tenggara Timur yang berdaya saing global serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. (*/rnc)