Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ende, RakyatNTT.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan resmi melantik 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Ende untuk masa bakti 2025–2030.
Pelantikan tersebut berlangsung dalam agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Pendidikan Politik PAC yang digelar di Aula Hotel Flores Mandiri Ende, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan, Yunus Takandewa, didampingi Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Parera, Sekretaris DPD Pati Lali Wolo, Ketua DPC PDIP Ende Yoseph Tote Badeoda, anggota DPRD Ende dari Fraksi PDIP, serta jajaran kader lainnya.
Dalam sambutannya, Yunus Takandewa menegaskan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam memperjuangkan hak-hak wong cilik atau masyarakat kecil.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya diukur dari besarnya struktur organisasi, tetapi dari sejauh mana partai hadir dan memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.
“Gemuk secara organisasi tidak boleh mengabaikan rakyat kecil. Partai harus menjadi kekuatan politik yang selalu hadir di tengah penderitaan rakyat,” tegas Yunus di hadapan para kader PAC.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola partai yang baik melalui komunikasi yang efektif di tengah dinamika politik di Kabupaten Ende. Yunus mengingatkan seluruh kader untuk tetap solid, memperkuat struktur dari akar rumput, serta membangun sinergi antara eksekutif, legislatif, dan struktur partai.
“Saya melihat semangat kader hari ini masih menyala. Ini menjadi modal penting untuk mencapai tujuan besar pada 2029,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Parera turut membakar semangat kader dengan menekankan bahwa mengurus partai merupakan bentuk pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara.
Ia menyebut keterlibatan dalam partai harus didasari panggilan dan keyakinan yang tulus, bukan sekadar kepentingan sesaat.
“Kecamatan adalah basis akar rumput dan urat nadi partai. Loyalitas dan kerja nyata di tingkat ini akan menentukan masa depan partai,” kata Hugo.
Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi internal, advokasi, serta solidaritas antar kader dalam menjaga kekuatan partai. Menurutnya, partai harus menjadi saluran bagi rakyat kecil untuk menyampaikan aspirasi mereka.
“Kalau ada perbedaan, bicarakan bersama. Jika ada gangguan, saling melindungi demi kebaikan bersama,” pesannya.
Di sisi lain, Ketua DPC PDIP Ende, Yoseph Tote Badeoda, menyampaikan apresiasi kepada kader dari 21 kecamatan yang dinilai siap bertarung membawa nama PDIP menuju kemenangan pada Pemilu dan Pilkada 2029.
“Saya yakin mereka yang hadir hari ini memiliki panggilan dan hati untuk membesarkan PDIP. Kita harus saling menguatkan dan bergandengan tangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PAC merupakan ujung tombak partai di tingkat kecamatan. Karena itu, seluruh kader diminta tetap solid, satu komando, dan aktif turun ke masyarakat untuk mendengar serta memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Target kita jelas: menangkan PDIP di Pemilu 2029 dan rebut kembali kursi DPRD yang hilang,” pungkasnya. (rnc16)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

