Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Waingapu, RakyatNTT.ID – Senat Mahasiswa Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba resmi menggelar kegiatan Latihan Lanjutan Kepemimpinan Mahasiswa (LLKM) yang dibuka pada Kamis (23/4/2026) di Aula Utama GKS Payeti.
Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kepemimpinan Mahasiswa yang Berintegritas dan Berinovasi untuk Membangun Desa Berkelanjutan.”
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran rektorat, fungsionaris lembaga kemahasiswaan, serta puluhan mahasiswa dari berbagai program studi yang telah lolos seleksi.
Ketua Panitia Pelaksana, Siprianus Umbu, menegaskan bahwa LLKM bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa. Ia menyebut kegiatan ini sebagai “kawah candradimuka” bagi calon pemimpin masa depan di Sumba.
Sebanyak 50 mahasiswa terpilih mengikuti kegiatan ini dengan berbagai materi penting, mulai dari isu sosial, paradigma masyarakat, analisis sosial pedesaan, hingga advokasi publik. Siprianus menekankan bahwa hasil yang diharapkan tidak hanya kemampuan berbicara, tetapi juga keterampilan dalam memetakan persoalan desa dan merumuskan solusi inovatif yang aplikatif.
“Peserta diharapkan mampu turun langsung ke desa, memahami persoalan riil masyarakat, dan menghadirkan gagasan yang berdampak nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan lanjutan akan berlangsung selama dua hari di Desa Katiku Tana, Kecamatan Matawai Lapau, Kabupaten Sumba Timur.
Sementara itu, Ketua Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Unkriswina Sumba, Alfan Pindi Amah, menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama kepemimpinan. Menurutnya, inovasi tanpa integritas hanya akan berujung pada kepentingan pribadi.
“Integritas adalah harga mati. Mahasiswa harus menjadi katalisator perubahan, terutama dalam pembangunan desa. Desa adalah akar kekuatan ekonomi dan sosial Sumba,” tegasnya.
Ia juga menyebut LLKM sebagai jembatan untuk meningkatkan kepekaan sosial mahasiswa sebelum terjun dalam program pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unkriswina Sumba, Elfis Umbu Katonga Retang, S.P., M.Agb. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi tema kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Elfis menekankan tiga aspek utama kepada peserta, yakni integritas dalam kepemimpinan, inovasi berbasis kearifan lokal, serta pembangunan desa yang berkelanjutan secara ekonomi dan lingkungan.
“Pemimpin masa depan harus memiliki karakter kuat agar tidak terjerumus dalam praktik koruptif. Inovasi juga harus tetap menghargai budaya lokal Sumba,” ungkapnya.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian LLKM 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti berbagai sesi pelatihan yang menghadirkan akademisi, praktisi pemberdayaan desa, serta pemateri berpengalaman.
Melalui kegiatan ini, Unkriswina Sumba berharap dapat melahirkan generasi pemimpin muda yang berintegritas, inovatif, dan memiliki komitmen nyata dalam membangun desa-desa di Sumba secara berkelanjutan. (rnc)
